ftisland wallpaper

When I be Korean Lovers

Annyeonghaseyo chingudeul. Perkenalkan nama saya Linda, Saya berusia 20 tahun. Seorang mahasiswi jurusan manajemen di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin yang sebentar lagi memasuki masa perkuliahan semester 5.



Tidak terasa tahun demi tahun terus berlalu. Tentunya banyak pengalaman dan kejadian yang saya hadapi di keseharian saya. Salah satunya menjadi penggemar k-pop maupun k-drama alias Korean lovers.

Oke, disini saya akan menceritakan bagaimana saya bisa mengenal dan menyukai hal-hal yang berbau korea.

Berawal dari kelas 3 SMP, saya dikenalkan oleh seorang teman yang merupakan seorang kpopers. Dia memperlihatkan salah satu music video boyband yang sangat famous di korea yaitu Super Junior, dengan lagunya yang berjudul Super Girl.

Dari situlah saya mulai tertarik mencari lagu-lagu k-pop. Dan dimasa pencarian, saya menemukan FTIsland. Band yang beranggotakan 5 lelaki tampan yang bisa memainkan instrument musik dan bernyanyi. So I decided to be Primadonna (FTIsland’s fans) cause this guys is really cute, funny and multitalented kkkk.

Tidak hanya lagunya, saya pun juga mulai menonton dramanya. Waktu itu lagi booming-boomingnya drama Boys Before Flowers yang tayang di salah satu televisi swasta.

Dari sanalah saya mulai menyukai oppa oppa.. hehe. Aaaaa I really love Lee minho oppa. Saking senangnya dengan drama ini, saya sampai beli majalah-majalah yang memuat berita tentang mereka, dan tentunya yang paling saya cari adalah posternya.

Saya juga sering browsing maupun buka media social untuk mencari tau drama apa yang terbaru, tempat-tempat wisata apa yang ada di Korea, dan lain sebagainya.

Setelah memasuki bangku SMA, saya mulai tertarik untuk mempelajari bahasanya. Kenapa saya tertarik mempelajari bahasa korea? Karena kadang saya merasa lelah harus selalu mencari subtitle setiap ingin menonton drama korea.

Menurut saya itu mengganggu konsentrasi, perhatian saya jadi terbagi. Di satu sisi saya ingin fokus ke gambar, di satu sisi lagi saya harus membaca subtitlenya.

Karena jika saya tidak melihat subtitle saya tidak mengerti jalan ceritanya. Namun sangat disayangkan, dikarenakan jadwal kegiatan di sekolah yang cukup padat. Saya hanya belajar sedikit.

Dan sekarang saya hanya bisa membaca tulisan hangul walaupun masih terbata-bata, tanpa mengerti artinya.

Saya dan teman saya suka sekali mendownload drama-drama korea, sehingga kami punya stok drama korea yang memenuhi hardisk di laptop hehe.

Berbagai jenis makanan korea juga tidak luput dari perhatian saya. Di setiap drama yang saya pernah tonton, selalu menampilkan tempat-tempat indah yang ada di Korea dan juga makanannya yang cenderung di sajikan pada piring-piring kecil maupun mangkuk.

Ada kimchi, jjangmyeon, dan makanan lainnya yang membuat saya ingin mencicipinya. Tempat yang menarik perhatian saya adalah pulau Jeju dan Namsan Tower, ingin sekali rasanya berkunjung ke tempat tersebut.

Menurut saya, menjadi Korean lovers mempunyai dampak tersendiri. Saya merasa banyak hal positif yang saya dapatkan.

Memberikan saya ilmu baru. Saya jadi lebih mengetahui bagaimana keindahan negara lain, mengetahui macam-macam makanannya, budayanya, bahasanya dan tentunya dengan menjadi Korean lovers saya mendapatkan banyak teman di media sosial.

Kita saling berbagi cerita, keceriaan, info-info menarik dan solidnya kita didalam suatu fandom. Tentunya hal tersebut mengajarkan kita bersosialisasi dan juga bekerjasama.

Sekarang, saya ingin mempelajari kembali bahasa korea yang dulu sempat terhenti. Karena sangat disayangkan jika saya hanya mendapatkan setengah saja. Saya ingin bisa mengerti keduanya, tulisan maupun artinya sehingga saat saya nonton drama korea tidak perlu subtitle lagi dan bisa fokus memandangi oppa oppa ganteng yang ada disana.

Saya ingin memulainya dari KursusBahasaKorea123, karena menurut saya belajar bahasa korea di KursusBahasaKorea123 lebih praktis. Kita tidak dituntut harus berhadir di jam dan tempat tertentu. Kita bisa belajar dimana saja. Yang penting mau berusaha, punya keseriusan dan konsistensi dalam belajar.