Berawal dari K-pop memotivasi diri untuk berkembang hingga saat ini

Nama saya Hesvia Tri Aulindya, Saya berasal dari Lombok dan saat ini saya sedang mengenyam pendidikan di bangku SMA kelas 12 di Lombok Barat. dan saya akan menceritakan mengapa saya ingin mengikuti Kursus ini secara gratis.



Semuanya berawal dari menonton Serial Drama Korea Boys Before Flower yang di perani Lee Min Ho, Go Hye Sun, Kim Hyun Joong dan yang lainnya. Pertama kali menonton Drama Korea ketika saya masih duduk di bangku SD. Dengan teknologi yang tidak secanggih sekarang membuat saya terhambat untuk mengetahui tentang Korea lebih banyak. Namun kesukaan saya terhadap Negara Korea sudah tertanam dalam diri saya sejak pertama kali saya menonton Drama Korea.

Ketika saya kelas 5/6 SD, pengetahuan saya terhadap K-pop mulai berkembang dengan menonton Acara Music Bank yang pernah di siarkan Channel Indosiar dulu. Sejak saat itu hari-hari saya di penuhi oleh Korea dan mulai menyukai boyband dan girlband Korea seperti Super Junior yang sebenarnya saya suka sejak lagu Sorry Sorry di rilis meski saat itu saya belum begitu mengerti tetapi saya sudah tertarik. Mungkin membingungkan, tetapi awal mula mengetahui korea adalah sejak menonton MV Sorry Sorry milik Super Junior dan semakin tertarik sejak menonton Drama Boys Before Flower.

Saat itu pengetahuan bahasa korea saya masih nol besar bahkan melafalkan bahasa korea dalam nyanyian berbasis bahasa korea seperti milik Super Junior tentu saja saya masih kelabakan. Tetapi saya tetap berusaha hingga banyak orang yang terpana setiao kali saya menyanyi lagu korea meski masih salah karena bagi mereka itu masih baru menemukan anak SMP yang melafalkan lagu bahasa korea cukup baik bagi mereka.

Hal itu semakin memotivasi saya untuk terus melafalkan lagu korea dan juga saat itu saya mengetahui lumayan kosa kata bahasa korea karena banyaknya drama korea yang saya tonton.

Jelasnya saya mengetahui kosa kata bahasa korea saat saya masih duduk di bangku SMP dan saat itu saya memiliki impian untuk ke korea untuk berlibur atau untuk mencoba mengenyam pendidikan di sana. Namun di karenakan saya berasal dari keluarga sederhana yang berkecukupan membuat saya pesimis untuk dapat berlibur di sana dan saya ingin mencoba mendapatkan beasiswa untuk bisa mengenyam pendidikan disana. Dan tentu saja yang akan menjadi kendala adalah bahasanya.

Karena senang menulis lirik lagu korea, saya mendapat kosa kata dari website yang menyediakan banyak lirik lagu bahasa korea dan saya menulisnya. saat saya kelas 3 SMP saya mencoba mencari abjad korea dari kosa kata yang saya dapat. karena saat itu internet tidak segampang saat ini di tempat saya membuat saya mencoba memecahkannya sendiri dengan modal kosa kata berisi hangeul, roman, dan arti dari setiap kata. dan saya menemukan beberapa huruf dengan melihat posisi hangeul dan roman yang berhuruf sama. dan ternyata apa yang saya dapat memang benar begitu adanya huruf korea dalam huruf alfabet.

saya sangat senang sampai-sampai buku saya penuh dengan coretan hangeul karena terus saya coba untuk menyusun huruf hangeul menjadi kata-kata yang saya sendiri saat itu belum mengetahui kebenaran tulisan itu.

Melihat itu orang tua saya berniat untuk menyuruh saya ikut les bahasa korea tetapi saat itu sampai saat itu belum tersedia tempat les bahasa korea. karena hal itu saya mencoba untuk belajar secara otodidak namun beberapa kali saya menemukan kesulitan karena tidak adanya tempat untuk bertanya mengenai kebingungan saya.

Sejauh ini saya sudah bisa membaca dan menulis hangeul serta menyusun kalimat sederhana, dan saya ingin meningkatkannya dengan mencoba mengikuti kursus ini.